Mayat Pria Bersimbah Darah dalam Karung Gegerkan Asahan
Ikuti kami di Instagram @mediasumut_id Warga Desa Dadimulyo, Kisaran, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, mendadak digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria dalam kondisi mengenaskan di dalam parit area perkebunan kelapa sawit pada Kamis (22/10/2026).
Saat ditemukan, jasad korban terbujur kaku tanpa mengenakan baju, sementara bagian kedua kakinya terbungkus karung. Aparat kepolisian menduga kuat bahwa pria tersebut merupakan korban pembunuhan sadis yang dibuang oleh pelaku ke lokasi yang tergolong sepi.
Mendapat laporan dari masyarakat, jajaran Satreskrim Polres Asahan bersama Polsek Kota Kisaran langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian untuk mengamankan Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta memasang garis polisi guna kepentingan penyidikan.
Kapolsek Kota Kisaran, Iptu Riki Hamdany, mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi kejadian, petugas mendapati sejumlah bekas luka tusukan senjata tajam pada tubuh korban.
“Saat ditemukan, korban dalam keadaan tidak memakai baju dan kedua kakinya dalam posisi terbungkus karung. Selain itu, pada bagian dada dan perut korban ditemukan luka yang diduga kuat akibat tusukan senjata tajam,” jelas Iptu Riki Hamdany saat ditemui di lokasi kejadian pada Kamis (22/10/2026).
Berdasarkan dokumen identitas yang ditemukan di sekitar lokasi, korban diketahui bernama Muhammad Imran, yang tercatat sebagai warga asal Kota Binjai, Sumatera Utara. Polisi menduga korban telah dianiaya dan dibunuh di lokasi lain sebelum akhirnya jasadnya dibuang di area perkebunan sawit tersebut.
Dalam olah TKP yang dilakukan, petugas turut mengamankan sejumlah barang bukti penting guna menunjang proses penyelidikan lebih lanjut, di antaranya sebuah karung, pakaian, kabel jumper aki kendaraan, serta beberapa kartu identitas milik korban.
Guna memastikan penyebab pasti kematian serta mengidentifikasi luka-luka yang ada di tubuh korban, petugas telah mengevakuasi jasad Muhammad Imran ke rumah sakit terdekat untuk menjalani proses autopsi.
Hingga kini, kasus dugaan pembunuhan sadis tersebut masih berada dalam penanganan intensif jajaran Satreskrim Polres Asahan dan Polsek Kota Kisaran untuk memburu pelaku.


