Misteri Wanita 29 Tahun Tewas di Bak Kamar Mandi Hotel Aek Nabara, Dua HP dan Motor Raib

LY (29) ditemukan tak bernyawa dalam kondisi duduk di bak kamar mandi sebuah hotel di Aek Nabara, Labuhanbatu. Dua ponsel dan sepeda motor korban hilang, polisi menunggu hasil autopsi.
Admin
Jurnalis & Reporter Media Sumut
Kamis, 22 Oktober 2026 | 17:06 WIB
Estimasi: 2 min baca • 25 dilihat

LABUHANBATU — Seorang perempuan berinisial LY (29) ditemukan tidak bernyawa di dalam bak kamar mandi sebuah hotel yang berada di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), kawasan Aek Nabara, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara. Jasad korban pertama kali diketahui karyawan hotel pada Selasa (20/10/2026) pagi, setelah masa menginapnya berakhir namun yang bersangkutan tak kunjung keluar dari kamar.

Penemuan itu sempat membuat geger pengunjung hotel maupun warga di sekitar lokasi. Saat ditemukan, korban berada dalam posisi duduk di dalam bak kamar mandi dalam keadaan tanpa busana. Kondisi tersebut langsung dilaporkan kepada pihak kepolisian setempat.

Kapolsek Bilah Hulu, AKP Syamsul Bahri Dalimunthe, menjelaskan bahwa petugas hotel pada awalnya melakukan pengecekan lantaran korban belum meninggalkan kamar meski waktu menginapnya telah habis. Ketika pintu diperiksa, karyawan mendapati korban sudah meninggal dunia.

Jasad LY selanjutnya dievakuasi ke rumah sakit di Aek Nabara, sebelum dibawa ke RSUD Rantauprapat untuk menjalani proses autopsi. Hingga kini, aparat kepolisian masih mendalami perkara tersebut untuk memastikan penyebab kematian korban.

“Selanjutnya penyelidikan apakah ini kasus karena kejahatan atau apa, nanti kita tunggu hasil dari autopsi,” ujar AKP Syamsul.

Dari penelusuran di lingkungan tempat tinggal korban, Kepala Dusun I Desa Babussalam, Zakaria, menuturkan bahwa LY meninggalkan rumah pada Senin (19/10/2026) siang. Kepada keluarganya, korban berpamitan hendak membeli sesuatu di wilayah Marbau. Namun sampai malam hari, ia tak kunjung pulang.

Selama ini, LY diketahui tinggal bersama kedua orang tuanya dan dua anaknya di Desa Babussalam. “Pekerjaannya mengurus rumah tangga di rumah,” kata Zakaria.

Yang menjadi sorotan dalam kasus ini, dua telepon seluler (HP) milik korban beserta satu unit sepeda motor tidak ditemukan di lokasi kejadian. Meski demikian, polisi belum menyimpulkan apakah hilangnya barang-barang tersebut berkaitan dengan kematian korban.

Polisi menyatakan masih terus mendalami rangkaian peristiwa yang berujung pada tewasnya LY, termasuk memeriksa sejumlah saksi di lingkungan hotel maupun tempat tinggal korban. Hasil autopsi diharapkan dapat memberi kejelasan mengenai penyebab kematian.

Pada Rabu (21/10/2026) siang, jenazah korban telah dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan. Pihak keluarga berharap aparat kepolisian dapat segera mengungkap penyebab kematian LY serta menuntaskan kasus ini secara terang benderang.

Penulis Berita

Jurnalis Media Sumut bertugas meliput berbagai isu regional dan nasional terkini secara profesional, objektif, dan berimbang.

Tulis Komentar Anda

Gunakan bahasa yang santun, objektif, dan relevan. Komentar yang mengandung fitnah, hoaks, atau ujaran kebencian akan dimoderasi oleh tim redaksi.