Imigrasi Belawan Raih Dua Penghargaan Nasional Program Desa Binaan

Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan memborong dua penghargaan tingkat nasional dalam program Desa Binaan Imigrasi pada ajang Bimtek Pimpasa 2026.
Admin
Jurnalis & Reporter Media Sumut
Senin, 2 November 2026 | 05:01 WIB
Estimasi: 2 min baca • 14 dilihat

Prestasi membanggakan ditorehkan Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Petugas Imigrasi Pembina Desa (Pimpasa) Tahun 2026. Dalam kegiatan yang diselenggarakan Direktorat Intelijen Keimigrasian, Direktorat Jenderal Imigrasi, pada 28–30 Oktober 2026 di Hotel Novotel Tangerang, Banten itu, Imigrasi Kelas II TPI Belawan memborong dua penghargaan tingkat nasional sekaligus.

Penghargaan tersebut meliputi predikat ‘Kantor Imigrasi Teraktif Kedua’ dalam pelaksanaan program Desa Binaan Imigrasi, serta ‘Petugas Imigrasi Pembina Desa (Pimpasa) Teraktif Keempat’ yang diraih oleh Bayu Segara. Kegiatan tersebut turut dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan, Eko Yudis Parlin Rajagukguk, serta perwakilan petugas Pimpasa, Bayu Segara.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Direktur Intelijen Keimigrasian, Kombes Pol Agus Waluyo, S.I.K., kepada Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan, Eko Yudis Parlin Rajagukguk. Dua penghargaan ini menjadi bukti apresiasi atas konsistensi dan dedikasi jajaran Imigrasi Belawan dalam membangun pengawasan keimigrasian yang lebih dekat dengan masyarakat.

Melalui program Desa Binaan Imigrasi, petugas tidak hanya menjalankan fungsi pengawasan, tetapi juga hadir memberikan edukasi, membangun kesadaran hukum, serta meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap berbagai potensi pelanggaran keimigrasian. Bimtek Pimpasa Tahun 2026 juga menjadi forum strategis untuk memperkuat koordinasi dan sinergi lintas instansi dalam menghadapi berbagai tantangan keimigrasian.

Sejumlah materi strategis disampaikan narasumber dari Direktorat Tindak Pidana Perempuan dan Anak serta Pidana Perdagangan Orang Bareskrim Polri, Korps Pembinaan Masyarakat Baharkam Polri, BAIS TNI, serta jajaran Direktorat Jenderal Imigrasi. Pembahasan meliputi pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), perlindungan calon pekerja migran, pemetaan potensi kerawanan wilayah, penguatan intelijen keimigrasian, hingga optimalisasi jaringan informasi berbasis masyarakat desa.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan, Eko Yudis Parlin Rajagukguk, menyampaikan apresiasi atas capaian membanggakan yang diraih oleh satuan kerja maupun petugas Pimpasa. Menurutnya, penghargaan tersebut bukan sekadar bentuk pengakuan atas kinerja, melainkan tanggung jawab untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan pengawasan keimigrasian.

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memperkuat pelaksanaan program Desa Binaan Imigrasi dan mengoptimalkan peran Pimpasa sebagai penghubung antara Imigrasi dan masyarakat,” ujar Eko. Ia menegaskan, pihaknya berkomitmen untuk terus meningkatkan edukasi, pengawasan, serta upaya pencegahan terhadap berbagai potensi pelanggaran keimigrasian dan tindak pidana perdagangan orang melalui kolaborasi bersama masyarakat dan instansi terkait.

Kedepannya, Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belawan akan terus mengembangkan program Desa Binaan Imigrasi secara berkelanjutan. Penguatan koordinasi lintas sektor, peningkatan edukasi hukum, serta optimalisasi peran petugas Pimpasa menjadi bagian penting dalam membangun sistem pengawasan keimigrasian yang responsif dan berbasis partisipasi masyarakat.

Penulis Berita

Jurnalis Media Sumut bertugas meliput berbagai isu regional dan nasional terkini secara profesional, objektif, dan berimbang.

Tulis Komentar Anda

Gunakan bahasa yang santun, objektif, dan relevan. Komentar yang mengandung fitnah, hoaks, atau ujaran kebencian akan dimoderasi oleh tim redaksi.