Kapolres Nias Terima Audiensi GMNI Bahas Narkoba dan Kasus

Kapolres Nias AKBP Ponzi Indra menyambut audiensi GMNI Gunungsitoli-Nias di Lobi Ta'orahu Polres Nias untuk membahas sinergi pencegahan narkoba dan penanganan kasus menonjol.
Admin
Jurnalis & Reporter Media Sumut
Senin, 26 Oktober 2026 | 15:30 WIB
Estimasi: 3 min baca • 12 dilihat

Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Nias AKBP Ponzi Indra, S.Kom., S.I.K., M.Tr.Mil., secara terbuka menerima kunjungan audiensi dari jajaran pengurus dan anggota Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Gunungsitoli-Nias. Pertemuan yang sarat keakraban tersebut dilangsungkan di Lobi Ta’orahu Polres Nias pada Rabu (21/10/2026) sore, mulai pukul 16.30 WIB.

Dalam agenda tersebut, Kapolres didampingi sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polres Nias, antara lain Kasat Reskrim AKP Sonifati Zalukhu, S.H., Kasat Resnarkoba IPTU Karib Zega, S.I.P., M.H., KBO Sat Intelkam IPDA Wariyus Halawa, S.E., Kanit Provos IPDA Listono, S.H., serta Kanit PPA Sat Reskrim IPDA Kasieli Telaumbanua, S.H. Sementara dari pihak mahasiswa, hadir langsung Ketua GMNI Gunungsitoli-Nias, Sdr. One Zai, bersama rombongan pengurus.

Ketua GMNI Gunungsitoli-Nias, Sdr. One Zai, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas sambutan hangat jajaran Polres Nias. Ia menjelaskan bahwa tujuan kedatangan mereka adalah untuk mempererat tali silaturahmi, membangun sinergitas, serta memaparkan program organisasi dalam mendukung upaya pencegahan peredaran dan penyalahgunaan narkotika di wilayah hukum Polres Nias.

Selain itu, GMNI turut memuji langkah tegas kepolisian yang rutin menggerebek lokasi-lokasi rawan narkoba. Organisasi mahasiswa ini juga menyatakan kesiapan mereka untuk dilibatkan langsung dalam program pencegahan narkoba, khususnya menyasar lingkungan sekolah, kampus, hingga masyarakat luas.

Tidak hanya soal narkoba, GMNI juga menyoroti progres penanganan sejumlah kasus kriminal menonjol yang dinilai belum tuntas sepenuhnya. Dua kasus utama yang dipertanyakan meliputi penyelidikan kasus pembunuhan Agnis Zebua di Alasa Talumuzoi serta kasus pembunuhan di Gang Murai dekat Hotel Kaliki, di mana sebagian pelakunya dikabarkan kabur ke luar daerah. GMNI berharap ada langkah-langkah progresif dari kepemimpinan baru di Polres Nias.

Menanggapi aspirasi tersebut, Kapolres Nias AKBP Ponzi Indra menyambut positif dukungan GMNI terkait kampanye bahaya narkoba. Mengenai situasi Kamtibmas, ia memastikan kondisi keamanan di wilayah hukum Polres Nias secara umum tetap terkendali dan kondusif, meski pihaknya berkomitmen memberikan atensi khusus pada kasus-kasus yang menjadi perhatian publik.

“Terkait kasus pembunuhan Agnis Zebua di Alasa Talumuzoi, kami telah turun ke lapangan, mengumpulkan alat bukti dan segala upaya telah kami lakukan. Namun saat ini belum ada yang dapat kami jadikan tersangka karena masih minimnya alat bukti, sehingga kami tidak bisa sembarangan mempublish perkembangan kasus yang masih terus kami tindaklanjuti,” ungkap AKBP Ponzi Indra.

Ia pun mengajak mahasiswa dan masyarakat agar tidak ragu memberikan informasi sekecil apa pun guna membantu pengungkapan kasus tersebut. Sementara untuk kasus pembunuhan di Gang Murai dekat Hotel Kaliki, Kapolres menegaskan bahwa pihaknya telah mengamankan tiga orang tersangka, sementara pelaku lainnya yang melarikan diri ke luar daerah masih dalam pengejaran intensif.

Sebagai penutup, Kapolres Nias memperkenalkan program terobosan Quick Wins bertajuk “Polisi Kumpul Bersama Masyarakat (Polkumas)”. Melalui program ini, seluruh personel Polres Nias diwajibkan turun langsung ke tengah masyarakat untuk menyerap aspirasi, mendengarkan keluh kesah, serta mempererat kemitraan demi menciptakan keamanan yang berkelanjutan.

Penulis Berita

Jurnalis Media Sumut bertugas meliput berbagai isu regional dan nasional terkini secara profesional, objektif, dan berimbang.

Tulis Komentar Anda

Gunakan bahasa yang santun, objektif, dan relevan. Komentar yang mengandung fitnah, hoaks, atau ujaran kebencian akan dimoderasi oleh tim redaksi.